Air ~1000th Summer~ Review

22 November 2011 at 7:16 am | Posted in Air, Anime, Review | 4 Comments
Tags: , , , , , , ,

Air
~1000th Summer~

Briefing

“Anakku, dengarkan baik-baik pesan ini. Kisah yang akan ibu ceritakan padamu merupakan sesuatu yang sangat penting. Ini adalah kisah yang sangat sangat panjang yang sudah turun temurun diwariskan dari orang tua pada anaknya tanpa henti, dimulai dari sekarang”

~PREMONITION~

Ini adalah kisah yang sudah turun temurun diwariskan. Ada seorang anak perempuan di langit di seberang sana yang senantiasa menunggumu. Dengan air mata yang terus menetes, ia menangis seorang diri. Banyak yang sudah bertemu dengannya, namun mereka semua, tidak ada satupun yang dapat membantunya. Walaupun pada saat itu aku adalah orang yang paling dekat di sisinya, aku tidak dapat meringankan kesedihannya. Aku ingin membantunya. Aku ingin sekali melihatnya tersenyum dengan gembira. Dan hanya kamulah orang yang mungkin dapat membantunya. Pergilah, dan temukanlah dia. Bagaimanapun juga kamu adalah kamu, kamu boleh memilih jalan hidupmu sendiri.
Review

Anime ini merupakan salah satu dari anime yang dibuat oleh Key/Visual art. Cerita dari anime ini benar-benar menyentuh perasaan. Anime ini sendiri bisa dibilang Visual Novel karena berbeda pada anime pada umumnya. Kalau boleh jujur, tiap kali nonton anime ini, pasti selalu nangis. Meskipun sudah pernah nonton dah sudah tau jalan ceritanya, tetep ujung-ujungnya nangis. Pokoknya bagus dan menyentuh karena anime-anime buatan Key sendiri memang memaksa para penontonnya tuk merasakan hal yang sama yang terjadi di anime tersebut dan yang paling dominan adalah akhir dimana kita menangis nantinya, yang pasti gak bakalan nyesel dan nonton anime ini. Buat para penggemar anime slice of life yang satu ini merupakan pilihan yang bagus dah.

    AIR adalah sebuah anime yang termasuk dalam deretan anime paling fenomenal di Jepang. Walaupun termasuk pendek (singkat) yaitu sekitar 13 episode (ada juga versi recapnya yang dibkin movie) dan juga ada Air In Summer, namun ceritanya yang sangat unik dan menyentuh membuat anime yang satu ini benar-benar menyisakan kesan yang mendalam bagi setiap orang yang sudah menontonnya.

AIR ~The 1000th Summer~ (yang berarti seribu tahun setelah menhilangnya Perempuan bersayap terakhir) bercerita mengenai keindahan, kasih sayang, dan persahabatan. Ceritanya cocok bagi cowok maupun cewek, karena walaupun penggambaran karakternya terbilang sangat bishoujo namun ceritanya sendiri gak mengandung unsur yang H ataupun E, bagi yang cowok, bukan berarti gak bisa nonton film anime yang satu ini hanya gara-gara ada unsur nangisnya, tpi dianime ini sendiri kita dapat mendapat pelajaran yang berharga…, dan meskipun banyak adegan yang bernuansa sedih dalam anime ini, tapi mampu disuguhkan sedemikian rupa sehingga tidak terkesan ‘cengeng’ tapi lebih seperti indahnya kasih sayang antara keluarga. Karena keluarga tidak hanya orang yang sama golongan darahnya, tpi bisa juga teman ataupun orang yang dekat di sekitar kita.

Cerita AIR sendiri terdiri dari beberapa 13 chapter. Chapter pertama yaitu –Breeze- tpi ada juga yang berjudul ~Yume (Dreams)~ tergantung dari fansubnya. Cerita ini bercerita tentang seorang cowok bernama Kunisaki Yukito yang baru saja tiba di sebuah kota. Ia tidak mempunyai kenalan maupun kerabat di sana. Saat melihat rombongan anak-anak yang baru saja pulang sekolah, itulah kesempatan baginya untuk mempertunjukkan keahliannya, yaitu menggerakkan boneka tanpa bantuan tangan dan alat apa pun. Bukannya mendapat uang, ia malah mendapat cemooh dari anak-anak tersebut karena mereka menganggap bahwa pertunjukan boneka tersebut adalah sesuatu yang “aneh” dan terlihat “bodoh” karena hanya menampilkan boneka yang berjalan mondar mandir. Yukito pada awalnya berniat mengumpulkan uang untuk makan ramen combo namun gagal karena tidak mendapat uang sepeserpun. Daripada menangung lapar, ia pun akhirnya tidur di atas sebuah tembok dekat laut. Saat terbangun, ia melihat seorang gadis yang berdiri menantang angin di sebelahnya. Gadis itu pun melihat Yukito terbangun. Ia  langsung menghampiri dan menanyai Yukito tentang banyak hal. Gadis itu bertanya apakah ia haus dan langsung membelikannya sekotak minuman dingin. Ketika Yukito beranjak pergi, gadis itu pun masih terus mengikutinya. Tanpa sadar, Yukito kehilangan bonekanya. Gadis itu pun ikut membantu mencarinya. Akhirnya boneka itu bisa ditemukan kembali. Kemudian, setelah mereka berdua berbicara lebih jauh, diketahui bahwa nama gadis itu adalah Kamio Misuzu. Misuzu segera menawarkan makanan gratis di rumah, yang tentu tidak akan ditolak oleh Yukito karena ia belum makan selama beberapa hari. Setelah makan, ia pun membantu Misuzu mengerjakan PR karena merasa berhutang budi. Lalu datanglah ibu Misuzu yang bernama Kamio Haruko yang mentah-mentah menolak ide Misuzu untuk memperbolehkan Yukito tinggal di rumah itu. Namun akhirnya ia pun setuju dengan syarat Yukito harus menemaninya minum sake sampai mabuk malam itu. Setelah Misuzu terlelap, Haruko pun menceritakan kepribadian Misuzu yang lemah dan berbeda dari teman-temannya, dan berharap agar Yukito mau menjadi penjaga dan pelindung bagi Misuzu selama ia tinggal di situ. Sejak saat itu, dimulailah kehidupan Yukito bersama Misuzu dan Haruko. Hari-hari yang mereka lalui penuh dengan keceriaan. Lambat laun, mereka sudah selayaknya sebuah keluarga. Nantinya Yukito akan berjumpa dengan seorang gadis bernama Kirishima Kano dan anjingnya Poteto. Yukito juga akan bertemu dengan gadis yang senang meniup gelembung sabun bernama Minagi Tohno bersama gadis cilik yang selalu bersamanya, Michiru.

Selanjutnya kita akan diajak flashback ke Era Sereki di chapter kedua ~Summer – A.D.994 – 5th Year Sereki Era~. Pada chapter ini diceritakan Ryuuya, seorang pengawal kerajaan yang baru saja datang ke sebuah istana. Ia dipanggil untuk menjaga seorang bidadari bernama Kannabi No Mikoto. Kanna adalah salah satu keturunan bangsa bersayap yang masih hidup. Kanna mendapat pengawalan yang sangat ketat dan dilarang keluar dari istana sepanjang hidupnya. Ia juga sering berpindah dari satu istana ke istana lain. Ia bukanlah tahanan. Namun, karena ia merupakan keturunan bangsa bersayap yang dipercaya orang-orang sebagai pembawa pesan dari surga, memiliki kekuatan yang sangat besar dan mampu membawa keajaiban saat masyarakat kesusahan, maka bila ia sampai jatuh ke pihak orang jahat maka akan berakibat buruk. Kanna memiliki seorang pelayan yang sangat setia yang bernama Uraha. Suatu hari Kanna mendengar cerita mengenai ibunya dan dikatakan bahwa ibunya dikurung di sebuah gunung yang terlarang di seberang sana. Kanna, Ryuya dan Uraha pun kabur dari istana dan memerintahkan Ryuuya untuk mematuhinya dengan tujuan untuk mencari ibu Kanna yang tidak pernah ia temui. Dalam perjalanan, mereka sempat bertemu dengan penjahat yang merupakan suruhan dari kaisar yang mengurung Kanna. Saat Ryuya ingin membunuhnya, Kanna menghentikannya karena ia tidak suka melihat pertumpahan darah. Ryuuya pun menurut dan berusaha untuk membuat lawannya pingsan dan tidak membunuhnya, walau hal itu dapat berarti bisa membuat nyawanya sendiri terancam.

Pada chapter ketiga ~The Last Dream…The Dream Of Wings…~ akan diceritakan kembali mengenai Misuzu dan ibunya. Yukito sudah tidak ada lagi dalam cerita karena ia sudah menjelma menjadi seekor burung gagak bernama Sora. Sora berati Angkasa atau Langit. Lambat laun, kesehatan Misuzu semakin menurun dan ia semakin sering bermimpi tentang hal yang sama yaitu terbang di angkasa. Karena ia masuk dalam garis keturunan bangsa bersayap, maka ia mengalami kutukan yang sama dengan yang dialami Kanna yaitu Misuzu tidak akan pernah bisa bersama dengan orang yang dia sayangi bahkan ibunya sendiri termasuk Yukito meskipun hanya sebentar saja mereka saling kenal. Yukito berubah menjadi burung gagak karena ia berharap bisa terus bersama Misuzu tanpa membuatnya semakin menderita. Bila ia tetap menjadi manusia, sakit Misuzu akan bertambah parah karena kutukannya itu (bila menjalin persahabatan dengan seseorang, ia akan menjadi sedih dan menangis). Cerita akan kembali dari saat Misuzu bertemu pertama kali dengan Yukito. Banyak hal yang tidak jelas pada chapter sebelumnya akan dijelaskan disini. Juga alasan di balik dinginnya sikap Haruko kepada Misuzu. Kalau ingin lebih jelas mungkin bisa mencoba tuk melihat pada bagian Air The Movie karena disana merupakan recap dari ketiga belas cerita yang series. Sehingga ceritanya lebih singkat dah mudah di pahami.

Haruko mendapat kabar bahwa ayah kandung Misuzu, yaitu Keisuke Tachibana akan menbawa kembali Misuzu untuk dirawat di rumah sakit yang lebih besar atau bsa dibilang terkenal. Tentu saja Haruko yang sudah terlanjur sayang dengan Misuzu tidak bisa diam begitu saja. Ia berusaha mati-matian agar Misuzu mau mengakuinya sebagai ibunya sendiri. Penyesalan memang dirasakan oleh Haruko, namun melihat kondisi Misuzu yang semakin parah bahkan mulai hilang ingatan, ia tidak sampai hati. Ia juga tahu bahwa penyakit Misuzu tidak dapat disembuhkan, seperti yang dikatakan Yukito kepadanya bahwa “Misuzu adalah seorang keturunan dari gadis bersayap yang mengemban kutukan akan kesedihan dan kesendirian sepanjang hidupnya. Dan pada mimpinya yang terakhir, ia akan kehilangan ingatannya akan dunia dan mati.”

Nah, apakah Misuzu akan sembuh kembali? Apakah Misuzu akan kembali lagi kepada sang ayah? Ataukah Haruko mampu membuatnya mengakui dirinya sebagai ibunya? Kalian tonton sendiri dech anime yang satu ini…Penggambaran ceritanya indah, melankolis dan memiliki kesan yang sangat mendalam.

Songs
Anime ini memiliki Opening Song berjudul Tori no Uta dan Ending Song berjudul Farewell Song. Anime ini juga memiliki Insert Song berjudul Aozora. Lirik lagunya ditulis oleh Jun Asae dan dinyanyikan oleh Lia/Riya (Katakana). Siapa dibalik kecemerlangan ide cerita AIR? Ia adalah Fumihiko Shimo. Dan ia dibantu oleh Tatsuya Ishihara sebagai lead director untuk proyek AIR TV ini dan juga versi movienya.

Characters

Kamio Misuzu

Ia adalah seorang gadis yang polos, dan terkadang cenderung ceroboh. Misuzu sama sekali tidak memiliki teman di sekolahnya. Ia tinggal bersama ibunya, Haruko. Setelah bertemu Yukito, Misuzu berusaha keras untuk berteman dengannya. Pertemanan memang bukan hal yang sulit, namun juga tidak mudah terlebih karena kepribadian Misuzu yang ‘aneh’, yaitu ia malah akan menangis sekeras-kerasnya dan tenggelam dalam kesedihan bila ia sudah berhasil menjadi teman dekat dengan siapapun. Misuzu sering bermimpi dalam tidurnya. Mimpi yang paling sering ia alami adalah membayangkan dirinya sedang terbang di atas awan dan melihat ke permukaan bumi. Misuzu suka sekali dengan minuman jelly kotak yang memiliki rasa peach yang kental. Misuzu juga memiliki sifat yang unik, setiap kali ia merasa senang, ia akan mengacungkan 2 jarinya membentuk huruf V sambil berkata “V”, sedangkan setiap ia merasa bingung, ia akan berkata “GAO”. Ia juga senang sekali dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan dinosaurus dan bahkan waktu kecil Misuzu mengira kalau anak ayam yang dia beli saat festival kalau sudah besar bisa menjadi dinosaurus.

“Kemarin malam aku bermimpi. Dalam mimpi itu, aku terbang ke langit dengan kedua sayapku, diantara awan, bersama sekawanan burung. Pemandangan sangat indah, dan bumi terlihat sangat menyenangkan. Entah mengapa aku merasa kesepian dan sedih. Aku ingin merasa bahagia karena dapat terbang bebas, namun aku tidak bisa.”

Kunisaki Yukito


Seoranng pengelana yang mencari seorang Gadis Bersayap dalam legenda yang secara turun temurun telah diceritakan dalam keluarga Yukito dan sama dengan generasi yang sebelumnya, Kunisaki Yukito, merupakan reinkarnasi dari Ryuuya-dono, Kanna-sama’s lover, mencari uang dari kota ke kota yang lain dengan menggunakan pertunjukan boneka dan sihir yang di ajarkan oleh sang ibu.

Suatu hari, dia tanpa sengaja menemuka dirinya berada disebuah kota, bertemu dengan Misuzu Kamio yang langsung menjadi temannya. Yukita menerima tawaran Misuzu untuk tinggal dirumahnya sebagai penumpang gratis, mengantar dan menjemput Misuzu dari sekolah musim panas.

Bagaimanapun, dia juga bertemu dengan perempuan-perempuan lain dikota itu. Minagi, Michiru, dan Kano juga membantu mereka dan juga ada dalam cerita mereka dan masa lalu yang menghantui Yukito dan Misuzu. Tapi Orang yang paling berpengaruh tidak lain adalah Misuzu sendiri. Ketika Yukito menyadari penyakit Misuzu terus membuat keadaannya memburuk dan memburuk dan ini adalah penyakit yang sama yang dimiliki oleh ibunya Yukito, Yukito pun mememutuskan untuk meninggalkan Misuzu, Berharap dapat membuat keadaan Misuzu jadi lebih baik dengan membuat jarak diantara mereka. Tapi Yukito sendiri tidak dapat pergi meninggalkan Misuzu dan dalam waktu yang sangat singkat Yukito pun kembali ke sisi Misuzu, setelah menyadari kalau dia mencintainya dan ingin selalu ada disisinya. Dan dengan mengorbankan dirinya sendiri, Yukito menjadi seekor gagak yang nantinya ditemukan oleh Misuzu.  Yukito berusaha menyelamatkan Misuzu meskipun usahanya sia-sia.

Didalam seri Movienya, bagaimanapun juga, Yukito tidak berubah menjadi gagak, sebagai gantinya dia menyaksikan semuanya, menyatakan cintanya (yang tidak dia sebutkan di  versi seriesnya, Bahwa dia ingin melindungi Misuzu) kepada Misuzu dan kembali melanjutkan perjalanannya, berharap dapat mencapai Misuzu suatu hari nanti di atas langit sana.

Kirishima Kano

Kano adalah seseorang yang ceria. Ia memiliki seekor anjing yang lucu bernama Potato. Kano sangat tertarik dengan sihir atau “magic”, yang ia impikan dapat ia lakukan ketika ia sudah dewasa nanti. Di pergelangan tangan kirinya terdapat sebuah bandana berwarna kuning. Kain tersebut pemberian dari sesorang(yang ia tidak ingat yang sebenarnya kknya sendiri) di masa kecilnya dan menurut orang itu, bila Kano tidak melepaskan bandana tersebut hingga dewasa, ia dapat menggunakan sihir nantinya. Keajaiban yang ingin ia lakukan adalah memiliki sayap dan terbang bebas ke angkasa. Namun ada satu permintaan yang ia rahasiakan. Ia tinggal bersama kakak perempuannya, Kirishima Hijiri, yang merupakan seorang dokter. Orang tuanya sudah lama tiada.

“Bila aku besar nanti, aku bercita-cita untuk dapat menggunakan sihir. Dengan menggunakan kekuatanku, aku akan membuat sayap, dan terbang ke langit luas untuk bertemu dengan ibu. Bila bertemu, aku ingin mengatakan padanya: “Terima kasih telah melahirkan aku ke dunia ini”.”

Minagi Tohno

Nah yah satu ini favorit saya dah :D… Tiap kali ada cwe pendiam merupakan idolaku…>_<

Tinggi, Cantik, Manis, Pinter masak, Cerdas, dan sangat menyukai Bintang, Minagi Tohno merupakan perempuan yang perfect dah >_<. Bagaimanapu, dimata sang ibu, Minagi terlihat sebagai almarhumah sang adik, Michiru.

Ketika Minagi masih kecil, dan masih anak papa, ibunya mengandung adiknya Tohno. Tapi sedihnya, sang ibu keguguran dan ibunya sangat tertekan akan keadaan itu sehingga pikiran sang ibu menjadi tidak stabil dan berpikir kalau Minagi adalah Michiru. Sang ayah pergi meninggalkan mereka dan menikah kembali di kota lain sedangkan Minagi terus tinggal tuk merawat sang ibu.

Suatu hari, Ibu Minagi menyadari bahwa Michiru telah meninggal dan dapat menerima keadaan itu, menghapus semua ingatannya dimana dia masih memiliki Minagi. Dipaksa keluar dari rumah, Minagi pun pergi untuk sesaat, tinggal bersama Yukito yang waktu itu sudah pergi meninggalkan kediaman Kamio demi menyelamatkan Misuzu disebuah stasiun kereta api. Ketika Yukito mengajak Minagi untuk pergi bersama dalam perjalanannya, diapun ragu apakah ingin pergi atau tidak. Sebagai gantinya Yukito mengantarkan Minagi kerumahnya dan menyatukan kembali Minagi bersama ibunya yang sekarang sudah menerima kenyataan dan mengingat Minadi kembali.

Selama ini Minagi merasa telah terselamatkan dengan kehadiran seorang gadis kecil yang bernama Michiru, yang bertemu Minagi tepat dihari dimana pikiran sang ibu mulai tidak stabil. Bagaimanapu, Ketika Minagi sudah sadar dan kembali kerumahnya lagi, dia harus menerima perpisahan bersama adik kecilnya itu.

“Aku adalah bagian dari mimpi ibuku. Aku akan berbuat segala sesuatu agar aku tetap menjadi bagian dari mimpinya.”

Michiru

Michiru adalah teman dekat Minagi. bisa dibilang kedekatan mereka sudah seperti kakak dan adik. Michiru selalu bertengkar dengan Yukito. Setiap kali mereka bertemu, selalu dihiasi dengan perkelahian dan kejar-kejaran. Tempat tinggal Michiru dan asalnya tidak pernah diungkap. Namun pada segmen tengah cerita, akan diungkap siapa Michiru sebenarnya.

“Seseorang tidak bisa hidup tanpa kenangan indah, namun ia juga tidak dapat hidup dalam kenangan indah itu terus-menerus. Mau tidak mau, ia harus hidup dalam kenyataan yang ada. Aku adalah kenangan masa lalu itu. Bagiku, itu adalah suatu kebahagiaan. Namun semua itu ada akhirnya. dan kenangan tidak akan bertahan selamanya.”

Just Like Misuzu, We all need somenone

Alangkah sedihnya bila kita harus hidup sendirian. Tanpa teman, tanpa keluarga. Demikianlah yang dialami Misuzu. Ia membawa kutukan yang membuatnya hidup dalam kesendirian dan kesedihan. Mimpi adalah satu-satunya teman yang hadir dalam tidurnya. Namun sosok yang tidak dapat ia raih semakin membuatnya merasa kesepian.
Yukito sebagai temannya, awal mulanya, tidak ambil peduli dengan Misuzu. Pada keadaan Misuzu yang sekarang dimana dia tidak bisa bersama dengan orang yang dia cintai dan dia sayangin bahkan ibunya sendiri. Apakah dengan itu artinya kita harus meninggalkannnya begitu saja??Demikian juga dengan kita bukan? Kita cenderung tidak peduli akan orang lain pada awalnya dan ketika kita menyadari bahwa senyum dari sahabat kita adalah hal yang penting yang dapat membuat kita bahagia, kita baru menyadari bahwa semua itu sudah terlambat. Persahabatan seharusnya merupakan pengorbanan, walaupun pengorbanan itu sulit. Pengorbanan yang kita lakukan tidak akan sia-sia bila kita setidaknya dapat berbuat sesuatu untuk meringankan beban sahabat kita ataupun orang yang kita sayangi. Terkadang Kita sendiri tidak bisa melihat dimana letak keadaan seseorang, ketika orang sudah menyatakan kalau orang yang lain aneh, maka orang sekitarnya pun akan berpikir begitu. Tapi dari sekian banyak orang pasti ada seseorang yang sangat mengerti mengenai diri kita. Sama seperti dikehidupanku dulu ketika aku mungkin bisa dibilang seorang berandalan disekolahan disana ada seorang perempuan yang bahkan gak memperdulikan status yang sudah di berikan ke diriku, dia bilang aku mungkin orang yang kasar tapi dengan itulah aku menggambarkan apa yang ada didalam pikiranku, karena pada dasarnya kebanyakan orang tidak bisa menerima komentar yang menyakitkan telinga sehingga kita harus berbohong, tapi diriku sendiri lebih memilih mengatakan sejujurnya sesuai yang ada dipikiranku meskipun itu sangat menyakitkan, perempuan itu sendiri bilang kalau aku harus tetap jadi diriku sendiri, dan seiring dengan berjalannya waktu akupun banyak berubah dan mungkin bisa dibilang status diriku sendiri yang dianggap berandalan hilang tanpa aku ketahui, aku sangat senang karena aku kira kehidupan seperti ini bisa terus berjalan, tapi penyakit yang diderita perempuan itu membuatnya tidak dapat bertahan lama meskipun dokter sendiri mengetahui cara mengobatinya namun obatnya tidak dapat ditemukan waktu itu meskipun aku sendiri juga sudah membantu, setelah dia tiada kehidupanku pun menjadi sangat sepi, aku bersyukur punya seorang kekasih seperti dia, meskipun hubungan kami cuman berjalan selama 5 tahun, berhenti di kelas 2 SMA… Karena bagiku dia merupakan seseorang yang paling berharga dalam hidupku…

Jadi, friends, ingatlah kata pepatah, Lebih susah “Mencari Satu temang dibanding mencari Seribu Musuh”

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. UUUAAA….nnG!!!!! Misuzu-nya mati….

    • Kan sensei lebih tau ceritanya…==a

      • aku ada audio commentary-nya, seiyuunya ngomong gitu pake bahasa Jepang.wahaha

      • wew…
        mw donk…😄


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: